Pemanfaatan Program SMS untuk Bisnis/Usaha (Bagian 2)

Ada banyak cara untuk memanfaatkan program SMS gateway seperti ProgramSMS dalam bidang bisnis atau usaha. Pada artikel bagian 1 kita sudah melihat cara pemanfaatan SMS massal dengan “jurus 10.000 SMS tanpa mata mengejar laba”.

Pada tulisan bagian 2 ini kita akan melihat cara memanfaatkan ProgramSMS dalam lingkungan bisnis dengan cara yang lebih tepat, yaitu sebagai alat komunikasi 2 arah dengan pelanggan. Anda dapat menjadikan artikel ini sebagai starting point untuk merancang pola penggunaan yang sesuai dengan usaha anda.

Pelanggan adalah harta bagi sebuah usaha, mulai dari usaha mikro yang dilakukan sendiri hingga konglomerasi kelas dunia. Lha kalau tidak ada pelanggan, usaha kita mau dapat uang dari siapa? 🙂 Dalam tulisan ini kita modifikasi sedikit makna kata “pelanggan” menjadi: orang/pihak yang bertransaksi dengan kita secara berulang. Jika kita dapat merawat dan meningkatkan kualitas hubungan dengan pelanggan maka frekuensi, keteraturan dan volume transaksi juga akan meningkat secara proporsional. Efek ini biasanya terjadi secara perlahan-lahan tapi pasti.

Sebenarnya (ssttt… rahasia) tidak ada hal baru yang bersifat ajaib dalam membina hubungan dengan pelanggan. Semua cara yang kita lakukan untuk merawat pelanggan bermuara dari kenyataan bahwa: pelanggan adalah manusia biasa yang sama dengan kita.

The human factor: pelanggan juga manusia

Selama bumi ini belum dipenuhi oleh android (maksudnya bukan sistem operasi untuk handheld, tapi robot cerdas yang menyerupai manusia), maka semua pelanggan kita adalah manusia. Yang kita lakukan adalah mengenali dan mengeksploitasi the human factor dalam pengertian yang positif. Kita gali hal-hal remeh tapi penting. Buatlah pelanggan merasa:

  • Akrab
  • Diperhatikan
  • Dihargai
  • Terlayani
  • Diutamakan
  • Dimudahkan
  • (dan hal-hal lain yang searah)

Apakah hal-hal tersebut terlihat terlalu abstrak? Mungkin ya dan mungkin tidak. Kalau anda punya anak, pasti sudah pernah mengalami bahwa dengan menerapkan hal-hal diatas maka anak akan lebih mudah mematuhi hal yang kita ajarkan/perintahkan. Demikian juga dalam dunia usaha yang berhubungan langsung dengan konsumen/pemakai akhir. Pelanggan yang senang akan melakukan repeated order dan akan menceritakan pengalaman positif mereka kepada orang lain.

Yang penting, gunakan “dosis” yang tepat dalam membina hubungan. Jangan kurang dan juga jangan lebay 🙂

Ok gan kita akan segera meluncur ke TKP. Biar enak, kita bagi dalam beberapa tahap.

Tahap 1: Persiapan

Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum ber-SMS ria dengan para pelanggan. Meskipun terlihat sepele, jangan lewati tahap ini.

Kenali fitur-fitur ProgramSMS.

Ibaratnya tentara, kita harus mengenali “senjata” yang akan digunakan. Luangkan waktu 2-3 hari untuk membiasakan diri dengan fitur-fitur ProgramSMS. ProgramSMS dirancang supaya sederhana dan mudah digunakan sehingga membuat anda nyaman saat mengeksplorasinya sendiri.

Pasang modem/HP GSM dan juga kartu GSM favorit anda untuk melihat karakter mereka saat digunakan dengan ProgramSMS. Coba klik sana-sini, untuk menyelidiki dan memahami fasilitas yang tersedia. Coba masukkan nomor HP karyawan dan juga anggota keluarga untuk tes kirim SMS secara massal. Jangan takut untuk mencoba-coba karena khawatir rusak (kalau rusak tinggal uninstall, hapus folder instalasi, lalu install ulang).

Fasilitas yang harus anda coba secara khusus adalah: multiple-grouping, cara pilih nomor tujuan SMS, cara memasukkan sapaan dan nama dalam SMS, AutoResponder (balas SMS otomatis), AutoForwarder (teruskan SMS secara otomatis) dan kirim SMS secara terjadwal. Kita akan menggunakan fitur-fitur tersebut secara intensif.

Rencanakan group.

ProgramSMS memiliki fitur multiple-grouping yang berarti satu orang dapat dimasukkan kedalam banyak group. Rencanakan group sesuai dengan keadaan, kebutuhan dan strategi perusahaan anda. Misalnya sebuah distributor hardware komputer dapat membuat group “Pelanggan”, “Pelanggan terbaik”, “Sulit ditagih”, “Suka komplain”, “Support khusus” dan “Consignee”. Group juga dapat dibuat per event, misalnya “Expo 2011” dan “Pameran Jun 2011”.

Grup berdasarkan agama juga boleh. Maksudnya bukan untuk mengkotak-kotakkan pelanggan anda berdasarkan agama, tapi untuk mengucapkan selamat hari raya. Bisa juga ada group bernama “Sales” dan “Karyawan” karena selain untuk hubungan ke luar (dengan pelanggan), ProgramSMS juga dapat digunakan untuk hubungan internal. Tapi ini topik untuk lain waktu.

Minta izin dari pelanggan untuk dikirim pesan singkat.

Tentunya anda sudah memiliki catatan yang berisi data pelanggan bukan? Jika data itu belum lengkap, silahkan dilengkapi. Kalau bisa, dapatkan tanggal lahir pelanggan karena ProgramSMS dapat mengatur pengiriman SMS ucapan selamat ulang tahun kepada pelanggan.

Pastikan minta izin (dan juga restu) mereka terlebih dahulu untuk kita hubungi melalui SMS. Buat komitmen bahwa kita tidak akan men-spam mereka. Katakan bahwa untuk meningkatkan kualitas layanan maka SMS dijadikan sarana baru untuk berkomunikasi secara timbal-balik. Kita harus menjamin kepada pelanggan bahwa nomor mereka tidak akan disalahgunakan.

Umumkan nomor kita kepada pelanggan.

Ini penting sekali dan harus dilakukan sebelum kita mengirimkan pesan singkat pertama kepada para pelanggan. Sosialisasikan nomor kita kepada pelanggan dalam setiap kesempatan. Gunakan istilah No SMS Hotline, No SMS layanan pelanggan atau No SMS center supaya publik tahu bahwa nomor kita adalah nomor “SMS only”. Cetak nomor kita dalam kartu nama, dalam brosur dan dalam semua publikasi perusahaan. O ya satu hal lagi, beritahu juga bahwa SMS yang kita kirim adalah SMS biasa yang tidak makan pulsa penerimanya.

Baiklah pembaca yang budiman, saya sudah capek ngetik 😀 jadi kita akhiri dulu artikel ini. Tahap-tahap berikutnya akan dibahas dalam artikel selanjutnya.

This entry was posted in Artikel software SMS and tagged , , , , . Bookmark the permalink.