Kampanye Pilkada Secara Kreatif dengan Program SMS

Bisakah program SMS gateway digunakan untuk SMS kampanye pilkada?

Jawaban singkat: bisa.

Jawaban panjang:
Bisa sih bisa, tapi mau dipakai seperti apa? Men-spam calon pemilih dengan SMS “Pilihlah aku jadi pacarmu” maaf, maksud saya “Pilihlah pasangan X dan Y….”? Bicara pilih-memilih, ini bukan pilihan yang baik. Bisa-bisa citra pasangan kepala daerah tersebut tercemar sebelum pemilihan karena SMS massal yang salah guna. Belum jadi kepala daerah sudah terkenal jadi tukang spam duluan.

Menggunakan software SMS gateway untuk melakukan black campaign terhadap saingan tentu saja bukan pilihan yang baik. Malah bisa berbuntut di pengadilan. Pilihan terlarang.

Jika ingin menggunakan ProgramSMS sebagai alat bantu SMS kampanye Pilkada ada sedikit ide penggunaan yang saya usulkan. Hal-hal berikut ini bersifat sangat umum, namun bisa berguna sebagai titik tolak untuk mencapai pemanfaatan program SMS dalam kampanye Pilkada secara efektif, efisien dan kreatif.

Alat koordinasi tim sukses

Dengan fasilitas multiple-grouping pada phonebook ProgramSMS, maka dengan mudah kita dapat membuat group-group yang merupakan model dari hirarki tim sukses Pilkada. Dengan cepat kita bisa menyampaikan berita atau perintah kepada rantai tim sukses baik secara horisontal maupun vertikal. Dengan menempatkan ProgramSMS pada sekretariat tim sukses, maka kita dapat memiliki sebuah alat bantu koordinasi yang memungkinkan reaksi cepat secara serentak.

Alat bina relasi dengan segmen massa dalam kelompok kecil

Selain mengadakan pendekatan dengan kelompok massa yang besar, biasanya calon Kada juga mengadakan pendekatan dengan “segmen” massa calon pemilih tertentu dalam kelompok kecil. Misalnya saja mengadakan sosialisasi di kampung-kampung. Nah, dalam acara-acara seperti ini maka panitia acara dapat meminta warga untuk menuliskan nama dan no HP dan memberitahukan bahwa nantinya mereka akan di SMS berita terbaru. Tentunya kita juga harus memberikan nomor yang akan kita gunakan untuk meng-SMS mereka, kalau tidak mereka akan bingung dan curiga sewaktu kita SMS.

Isi SMS nya diusahakan ringan-ringan saja dulu, jangan langsung bersifat “menjual”, tapi bersifat menyapa, ramah-tamah dan juga memancing dialog. Dengan fasilitas pada ProgramSMS untuk menyapa para penerima SMS dengan namanya masing-masing maka kita dapat mengakrabkan diri dengan calon pemilih tanpa mengeluarkan banyak biaya. Selain mengakrabkan diri dengan calon pemilih, cara ini mungkin berguna untuk mendapatkan “data intelijen” dan hal-hal tertentu dari bawah.

Jangan terlalu sering mengirimkan pesan singkat dalam kampanye. Materi kampanye bukan obat yang harus dimakan 3 kali sehari. 1-2 SMS per minggu sudah cukup. Lebih dari itu, calon pemilih akan merasa terganggu dan antipati. Tapi jika mendapat respon berupa pesan singkat feedback positif dari masyarakat yang dituju, silahkan lanjutkan dengan dialog melalui SMS.

Demikianlah sedikit ide pemanfaatan program SMS sebagai software kampanye Pilkada secara kreatif. Silahkan dikembangkan sesuai dengan keinginan dan keadaan di lapangan. Saya yakin masih banyak ide lain yang bisa digali daripada sekedar men-spam masyarakat dengan program SMS gateway. Semoga negara kita yang tercinta ini dapat menjadi lebih sejahtera dengan para kepala daerah yang baik dan berkomitmen kepada kepentingan publik.

This entry was posted in Artikel software SMS and tagged . Bookmark the permalink.